SANGATTA – Prestasi membanggakan diraih oleh Naisya Az-Zahra Zetira, siswi kelas 10 dari SMAN 1 Sangatta Utara usai berhasil meraih gelar Putri Hijab Intelegensia Kutai Timur 2026, Putri Hijab Favorit Kutai Timur 2026, sekaligus masuk Top 5 Putri Hijab Kutai Timur 2026.

Remaja yang akrab disapa Nai itu mengaku merasa sangat senang dan bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraihnya. Menurutnya, gelar tersebut bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkembang.

“Tentu saja perasaannya senang dan bangga. Gelar ini bukan hanya tentang penghargaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan inspirasi positif bagi banyak orang,” ujarnya.

Nai menceritakan, ketertarikannya mengikuti ajang Putri Hijab bermula saat adanya sosialisasi di sekolahnya oleh panitia penyelenggara. Meski sempat merasa ragu dan kurang percaya diri karena baru pertama kali mengikuti kompetisi serupa, dukungan dari teman-temannya membuat dirinya memberanikan diri untuk ikut.

“Awalnya Nai merasa insecure dan belum cukup baik dibanding peserta lain. Tapi karena banyak dukungan dari teman-teman, akhirnya Nai memberanikan diri untuk mencoba,” katanya.

Melalui ajang tersebut, Nai ingin mengembangkan potensi diri, menambah pengalaman, serta membuktikan bahwa perempuan berhijab juga mampu berprestasi dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Menurutnya, tantangan terbesar selama mengikuti ajang itu adalah menjaga rasa percaya diri dan tetap konsisten menjalani proses yang cukup panjang. Rasa lelah, gugup, hingga merasa kurang maksimal dengan diri sendiri sempat dirasakannya.

Namun, dukungan keluarga dan teman-teman menjadi alasan utama dirinya mampu bertahan hingga akhir kompetisi dan meraih tiga gelar sekaligus.

“Tantangan terbesar itu menjaga rasa percaya diri dan tetap konsisten. Tapi dukungan keluarga dan teman-teman membuat Nai tetap bertahan sampai akhir,” ungkapnya.

Ke depan, Nai berharap dapat membuat kegiatan positif bagi generasi muda di Kutai Timur. Ia ingin mengajak anak-anak muda untuk lebih percaya diri, berani mengembangkan potensi diri, serta tetap menjaga nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, ia juga ingin aktif dalam kegiatan sosial dan edukasi agar gelar yang diraihnya tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Di akhir wawancara, Nai turut menyampaikan pesan kepada generasi muda Kutai Timur agar tidak takut bermimpi dan mencoba hal-hal baru.

“Teruslah mengembangkan potensi diri, percaya pada kemampuan sendiri, dan jangan mudah menyerah dalam menghadapi proses. Kita semua punya kesempatan membawa nama sekolah maupun daerah melalui prestasi dan karya positif,” tutupnya.(DN)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *